Unknown
dear kamu,,

bagaimana perasaanmu disana? apa kamu bahagia disana? aku disini sangat bahagia, karena untuk pertama kalinya sejak nenekku meninggal sepuluh tahun yang lalu, akhirnya keliarga besarku bisa kumpul juga, walau tidak terlalu lengkap tapi aku sudah sangat bahagia bisa berkumpul dengan semua keluarga yang biasanya hanya bisa kudengar suara melalui telepon atau melihat mereka ketika berbincang lewat skype. yah, walaupun alasan akhirnya keluargaku bisa berkumpul sangat menyedihkan, tapi aku selalu percaya dibalik kesedihan itu selalu ada kebahagiaan yang cepat atau lambat akan datang menghampiri. aku yakin kamu juga bahagia disana, bisa berkumpul dengan orang - orang  yang sangat kamu cintai itu. mungkin pertanyaan ini akan sangat egois, tapi apakah kamu pernah merindukanku walau hanya sedetik? kalau pertanyaan terlalu sulit untuk dijawab, aku hanya akan bertanya, pernahkah kamu memikirkanku waktu jarak antara kita sudah agak terkikis? aku sudah tau jawaban dari pertanyaanku itu, tapi aku ingin sekali mendengarnya langsung darimu.

aku sebenarnya tidak ingin menganggumu dengan pertanyaan ini, tapi entah mengapa akhir - akhir ini kamu selalu berkeliaran di fikiranku. padahal aku sudah berusaha untuk menepikanmu sejenak dari fikiranku. semua kenangan yang sudah kita lewati mulai diputarkan lagi oleh otakku dan aku rindu saat - saat itu. aku tau seharusnya aku tidak memikirkanmu, tidak disaat aku sendiri masih ragu dalam menentukan rasaku.aku tau kita masih sama - sama dalam mencari jawaban dari hati kita masing - masing. masih menetukan arah kemana kita akan melabuhkannya.

awalnya aku berfikir dengan menjauh dari kamu, aku bakalan bisa perlahan menepikan kenangan tentang kita, menepikan dulu rasaku padamu, dan berusaha mencari jawaban dan artimu bagiku. orang bilang waktu bisa membantu kita melupakan sesuatu dengan perlahan, tapi itu tidak berhasil padaku, semakin banyak waktu yang ku habiskan tanpamu malah membuatku semakin ingat dan ingin bersama kamu. aku mungkin bisa berkata kalau semuanya sedang dalam proses penghapusan, tapi kamu dari dulu memang susah dihapus dan waktu belasan tahun saja belum sanggup menghapusmu.

kamu lagi apa disana? masih menikmati melihat sesuatu dari jauh tanpa sedikitpun ingin mendekatinya? masih menyembunyikan sakit dibalik wajah datarmu? masih belum belajar untuk sedikit membuka hati dan hidupmu dengan orang lain? masih hanya menunjukkan sikap baikmu saja? masih selalu memenangkan setiap debat pendapat dengan orang? masih jarang untuk tertawa lepas tanpa beban? kamu tau, dari semua hal yang sudah kita lalui sama- sama, baik itu tawa ataupun tangis, marah ataupun senang, saat ini aku hanya merindukan satu hal yaitu, kita berdua bersama dalam diam, karena walau hanya diam tanpa ada percakapan diantara kita, aku sudah sangat merasa tenang dan damai, walau hanya dengan  duduk diam bersamamu, mencium samar - samar bau parfummu, melihatmu gelisah memegang rambut dan memijit dahimu.

aku rindu kamu,,,
Unknown
dear buben tersayang,,



selamat ulang tahun
selamat bertambah dewasa..
semoga panjang umur dan sehat selalu
semoga dilimpahi reseki oleh ALLAH 
last but not least, semoga segera nikah sama havid..
 i always pray the best for you

maaf untuk tidak bisa berdiri dengan sebuah kue dihadapanmu sekarang
maaf untuk tidak bisa memberikan kejutan kecilyang seharusnya membuatmu senang
maaf untuk tidak bisa memberikan sebuah hadiah 
maaf untuk tidak bisa langsung memeluk dan mengucapkan selamat ulang tahun
maaf untuk sikap yang seolah - olah tidak perduli beberapa waktu ini

tapi terima kasih untuk semua penerimaan terhadap aku yang tidak bisa dimengerti ini...
terima kasih sudah mau  menjadi salah satu orang tersayang dalam hidup ila..
kita udah mengalami banyak waktu sama - sama, ila bersyukur allah udah izinin kita buat jadi sahabat...

i'm so miss you rigth now,, 
once again happy birthday my dear friend, enjoy your birthday.. :*

Unknown
hei kamu,, apa kabar disana? masih tetap berkepala batu? masih sering bikin wanita lain menoleh untuk kedua kalinya waktu melihatmu? masih suka dengan hal - hal yang mainstream saat ini? masih betah kerja ditempat yang bukan menjadi tempat kerja sampai tuamu? masih suka sama hal yang kamu bilang nggak suka tapi akhirnya kamu pake hanya karena aku suka? masih punya senyum yang bikin aku juga ikut senyum saat melihatmu senyum? atau masih betah mempertahankan egomu? apapun dan bagaimana kamu sekarang, aku berharap semua hal yang kamu rencanakan semuanya bakalan terwujud.

aku nulis ini hanya karena satu hal, satu hal yang tidak mungkin aku ungkapkan langsung kepadamu, satu hal yang entah mengapa sekarang jadi begitu sulit aku ungkapkan padamu. padahal dulu, hal ini menjadi hal yang lumrah dan bahkan sering aku ucapkan padamu. aku disini sedang belajar, belajar memahami dan memantapkan rasaku padamu, aku sekarang sedang berusaha menemukan arti dirimu bagiku. karena seperti orang banyak bilang, kalau cinta sama penasaran itu beda tipis. makanya aku mau belajar memahami hatiku dulu, kalau aku sudah paham mungkin aku akan bisa membedakan mana yang cinta, atau hanya sekedar penasaran semata. 

aku memang belum bisa membedakan kedua hal tersebut, karena bagiku kalau punya rasa, ya udah tanpa harus ada embel - embel hafal semua kesukaanmu ataupun tau semua hal tentang dirimu. mungkin terdengar egois, karena itu lah aku mau belajar memahami hatiku sendiri dulu. aku sadar selama ini aku terlalu tertutup terhadapmu, terlalu berhati - hati padahal kamu sudah begitu terbuka padaku, kamu selalu bercerita apapun dalam hidupmu tanpa pernah aku tanya, kamu selalu memahami semua tingkah konyolku, semua sikap kekanak - kanakanku, yang lebih pasti, kamu selalu ada buatku. 

aku memang terlambat menyadari semua itu, karena itulah aku memutuskan untuk menyepi dulu, menepi dari hidupmu. mungkin kamu juga sudah jenuh denganku, sepertinya kamu tidak begitu peduli dengan hilangnya aku dari hidupmu, tapi tak apa, karena aku yakin kita sudah sama - sama saling memperbaiki diri masing - masing saat ini, saling introspeksi  dan memantaskan diri masing - masing. 

kepada kamu, orang yang sudah berhasil mengklaim tempatmu dihatiku. aku tau semua hal yang terjadi mempunyai alasan yang indah dibaliknya, dan aku yakin pertemuan kita memang mempunyai hal yang sangat indah. semoga kamu selalu menjadi seperti kamu saat ini. aku sangat menyesal dengan sikapku yang mengabaikan semua tingkah yang tak terbaca mu padaku. semoga kita bisa bertemu lagi disaat aku sudah memahami hatiku dan artimu bagiku.

kepada kamu, orang yang selalu kusebut dalam doaku, aku kangen kamu.