hei kamu,, apa kabar disana? masih tetap berkepala batu? masih sering bikin wanita lain menoleh untuk kedua kalinya waktu melihatmu? masih suka dengan hal - hal yang mainstream saat ini? masih betah kerja ditempat yang bukan menjadi tempat kerja sampai tuamu? masih suka sama hal yang kamu bilang nggak suka tapi akhirnya kamu pake hanya karena aku suka? masih punya senyum yang bikin aku juga ikut senyum saat melihatmu senyum? atau masih betah mempertahankan egomu? apapun dan bagaimana kamu sekarang, aku berharap semua hal yang kamu rencanakan semuanya bakalan terwujud.
aku nulis ini hanya karena satu hal, satu hal yang tidak mungkin aku ungkapkan langsung kepadamu, satu hal yang entah mengapa sekarang jadi begitu sulit aku ungkapkan padamu. padahal dulu, hal ini menjadi hal yang lumrah dan bahkan sering aku ucapkan padamu. aku disini sedang belajar, belajar memahami dan memantapkan rasaku padamu, aku sekarang sedang berusaha menemukan arti dirimu bagiku. karena seperti orang banyak bilang, kalau cinta sama penasaran itu beda tipis. makanya aku mau belajar memahami hatiku dulu, kalau aku sudah paham mungkin aku akan bisa membedakan mana yang cinta, atau hanya sekedar penasaran semata.
aku memang belum bisa membedakan kedua hal tersebut, karena bagiku kalau punya rasa, ya udah tanpa harus ada embel - embel hafal semua kesukaanmu ataupun tau semua hal tentang dirimu. mungkin terdengar egois, karena itu lah aku mau belajar memahami hatiku sendiri dulu. aku sadar selama ini aku terlalu tertutup terhadapmu, terlalu berhati - hati padahal kamu sudah begitu terbuka padaku, kamu selalu bercerita apapun dalam hidupmu tanpa pernah aku tanya, kamu selalu memahami semua tingkah konyolku, semua sikap kekanak - kanakanku, yang lebih pasti, kamu selalu ada buatku.
aku memang terlambat menyadari semua itu, karena itulah aku memutuskan untuk menyepi dulu, menepi dari hidupmu. mungkin kamu juga sudah jenuh denganku, sepertinya kamu tidak begitu peduli dengan hilangnya aku dari hidupmu, tapi tak apa, karena aku yakin kita sudah sama - sama saling memperbaiki diri masing - masing saat ini, saling introspeksi dan memantaskan diri masing - masing.
kepada kamu, orang yang sudah berhasil mengklaim tempatmu dihatiku. aku tau semua hal yang terjadi mempunyai alasan yang indah dibaliknya, dan aku yakin pertemuan kita memang mempunyai hal yang sangat indah. semoga kamu selalu menjadi seperti kamu saat ini. aku sangat menyesal dengan sikapku yang mengabaikan semua tingkah yang tak terbaca mu padaku. semoga kita bisa bertemu lagi disaat aku sudah memahami hatiku dan artimu bagiku.
kepada kamu, orang yang selalu kusebut dalam doaku, aku kangen kamu.

^^bagus tulisannya,..
makasi ngga..