dear kamu...
bagaimana kabar kamu hari ini? gimana kamu disana, ada perubahan? apa masih tetap monoton dan membosankan?
aku disini sedang mengulang percakapan kita dahulu, percakapan yang akhirnya membuatku mulai membiasakan diri dengan kegelapan. aku sedang menasehati sepupuku yang tidak mau tidur dalam gelap sejak paman meninggal. pada awalnya, aku juga sama dengan sepupuku, takut akan gelap. tapi aku selalu ingat nasehatmu waktu itu, sebuah pernyataan yang simple tapi sudah berhasil membuatku untuk berubah.
kamu ingat, waktu itu aku cerita tentang ketakutanku akan gelap, kamu bertanya kenapa aku takut, aku malah menjawab takut sama hantu. kalau difikir - fikir aku waktu itu memang sangat kekanakan sekali. tapi kamu hanya tertawa dan bilang kalau lebih baik gelap karena dalam gelap aku tidak akan bisa melihat apa - apa, sementara kalau terang, semuanya bisa kulihat termasuk yang tidak ingin kulihat. kata - kata simple mu itulah yang membuatku sekarang bersahabat dengan gelap. kata - kata mu itulah yang sekarang aku gunakan untuk menasehati sepupuku, semoga saja dia juga sepertiku, bersahabat dengan gelap.
sepertinya aku masih belum bisa beranjak dari kamu, bahkan hal sekecil itu masih belum bisa aku lupakan. aku sepertinya masih belum bisa beranjak dari titik yang sudah kita lewati, masih belum bisa sekedar untuk mengenyahkan semua.
hari ini aku kangen berbicara denganmu, sekedar mendengar semua ceritamu yang tak pernah kutanyakan, atau sekedar membicarakan hal yang sama - sama kita sukai, atau bahkan sekedar menikmati saat aku selalu jadi yang salah bagimu...

Posting Komentar